Sen. Jun 27th, 2022

Dinkes Kota Solok Adakan Pertemuan Jamaah Haji Tahun 1443H /2022M

Posted by Izall Alendri Jumat 25 Februari 2022

Solok, (Info Publik Solok) – Dinas Kesehatan adakan pertemuan calon jemaah haji tahun 2022, Jumat (25/02), yang berlangsung di aula Dinas Kesehatan Kota Solok. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kabid PPSDK Ns,Hartini,S.Kep,M.Biomed. Jumlah Peserta keseluruhan 114 orang, yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 95 orang  dan petugas kesehatan haji dari 4 Puskesmas dengan menghadirkan 3 narasumber,  Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Sumatera Barat Dr.Fionaliza,MKM , Dokter Ahli Muda Kantor Kesehatan Pelabuhan dr.Darwin,MM ,Kepala Kantor Kemenag Kota Solok H. Eri Iswandi,MA

Penyelenggaraan pertemuan calon jemaah haji di dinas kesehatan Kota Solok  bertujuan untuk mendukung kesehatan jemaah haji agar dapat menunaikan ibadah sesuai dengan ketentuan ajaran agama islam, perlu dilaksanakan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan jemaah haji melalui penyelenggaraan kesehatan haji, Pembinaan Kesehatan Haji diselenggarakan secara terpadu,terencana, terstruktur, dan terukur melalui serangkaian kegiatan promotif dan preventif yang di mulai pada saat Jemaah Haji mendaftar sampai kembali ke Indonesia.

” Kami berharap pertemuan dengan calon jamaah haji yang dicanangkan kloter pertama  pada tanggal 6 juni 2022 mendatang untuk bisa menyamakan persepsi  bahwasanya berangkat atau tidaknya kita di waktu tersebut. jamaah harus siap sebelum keberangkatan. baik itu segi kesehatan jamaah haji, kelengkapan Vaksin meningitis dan vaksin covid pertama, kedua dan booster  tentunya kita dari tim kesehatan jamaah haji sudah siap dalam hal ini , ” jelas Hartini.

Adapun materi yang disampaikan oleh dr.Fionaloza,MKM beliau menjelaskan, ” Istitha’ah yang berarti Kemampuan jamaah haji secara jasmaniah, ruhaniah dan pembekalan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarganya. Kemampuan jemaah haji dari aspek kesehatan  yang meliputi fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan yang dapat dipertanggung jawabkan sehingga jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji sesuai tuntutan agama Islam, yang Memenuhi Syarat Istitaah Jamaah Haji yaitu Melaksanakan proses ibadah haji tanpa bantuan obat , alat dan orang, kebugaran jasmani cukup dan Wajib berperan aktif dalam kegiatan promotif dan preventif. Dengan pendampingan Berusia diatas 60 th dan Menderita penyakit tertentu yang tidak masuk dalam kriteria Tidak memenuhi syarat Istitaah sementara dan atau tidak memenuhi syarat tidak istitha’ah dan untuk pemeriksaan istitha’ah ini sendiri di puskesmas yang terdiri dari pemeriksaan umum, dan penunjang yang dilakukan di labkesda untuk pemeriksaan laboraturium kemudian rontgen dan EKG seterusnya untuk Vaksin meningitis dinkes provinsi bekerja sama dengan puskesmas yang ada di kota solok untuk memberikan nya kepada calon jamaah haji yang masa sertifikat nya sudah berakhir di 2022. karena masa berlakunya hanya 2 tahun, yang akan dilaksanakan 2 minggu sebelum keberangkatan yang rencananya pada tanggal 7 maret 2022 – 17 maret 2022 di puskesmas terdekat dari kediamannya ” jelas Fionaloza.

” Penyelenggaraan ibadah haji bertujuan memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi jemaah haji sehingga dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam, tentunya nanti di embarkasi yang bertempat di asrama haji. Kami dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)  akan memeriksa kelengkapan dan akan menentukan jamaah yang layak terbang atau tidaknya sesuai dengan prosedur yang telah kita sepakati bersama ” tambah dr.Darwin,MM selaku Narsum kedua.

“ Pentingnya pengetahuan dalam melakukan Ibadah Haji. Sebab bagi haji yang mabrur, balasannya hanyalah surga. Karenanya, haji merupakan ibadah yang istimewa. Dengan durasi waktu yang lama, biaya yang tidak sedikit, serta sabar menunggu dalam jangka waktu tahunan. Maka, sudah seharusnya mengupayakan hasil terbaik dari ibadah haji tersebut. Disampaikan pula tiga hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, Persiapan yang matang bagi para Calon Jamaah Haji. Baik itu kesehatan jasmani dan rohani yang harus sangat dipersiapkan,Kedua, untuk setiap narasumber agar menyampaikan informasi dengan sebaik-baiknya agar mudah dipahami oleh para Calon Jemaah Haji, Pungkas H.Eri Iswandi,MA selaku Narsum ketiga (ia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.